Para Pejabat Kolonial Belanda di Sumba Berfoto Bersama Dewan Raja-Raja Sumba dan Staf Kantor Residen

RAJA2

Para pejabat kolonial Belanda di Sumba berfoto bersama dewan Raja-raja Sumba dan staf kantor Residen di Waingapu saat perpisahan dengan Asisten Residen LC Heyting (duduk, tengah) yang akan berangkat ke Belanda. Duduk-ketiga dari kanan: Gezaghebber K. Helder. Baris kedua kiri ke kanan: pejabat Raja Taku Geli dari Laoera, raja Oemboe Pati dari Waijewa, Raja Dera Woela dari Kodi, mantan Bupati Raja David Boelan dari Kodibengeto-Kodibelager, raja Daha Koki dari Loli, tidak diketahui, petugas administrasi, pejabat raja Oemboe Mohamad dari Memboro , Raja Oemboe Mbili Ngemoenasa dari Umbu Ratu Nggay, Raja Oemboe Sapi Pate Oekoe dari Anakalang, raja Goeling Manjoba dari Wanokaka, jubir dewan Kabupaten Eda Bora dari Lamboya. Foto ini diambil oleh Wa Tjioe dari Waingapu tahun 1933. {S}

KERAJAAN – KERAJAAN DI SUMBA BARAT

RAJA1

Orang Sumba umumnya sepakat tidak ada yang namanya kerajaan dalam sistem pemerintahan tradisional mereka. Dan jika dikaji secara mendalam apa yang disebut kerajaaan di Sumba memang tidak sama persis dengan sistem kerajaan sebagaimana diterapkan di Eropa atau di Jawa.  Menurut Pura Woha dan beberapa Nara Sumber lain, pemerintahan tradisional Sumba awalnya berupa sistem Paraingu (kampung besar), hal mana bisa dirunut dari sejarah kedatangan nenek moyang mereka.  Pada zaman dulu, setelah rombongan leluhur yang datang ke Pulau Sumba bertambah banyak, mereka mulai membentuk kelompok-kelompok kekerabatan besar (klan) yang didasarkan pada kesamaan asal-usul dan Marapu yang dipuja. Kelompok ini di sebut kabihu. Beberapa Kabihu kemudian bergabung dalam penguasaan tanah atau wilayah tertentu lalu membangun suatu negeri (disebut paraingu dalam bahasa Kambera atau Wanno Kalada dalam bahasa Loli). Selanjutnya, agar kehidupan di paraingu baru tersebut dapat berjalan dengan tertib, kabihu-kabihu yang ada melakukan musyawarah. Mereka menetapkan suatu tata cara hidup yang disebut nuku-hara (hukum dan cara). Lanjutkan membaca

(Pemeran Thor) Chris hemsworth dan Elsa Pataky Menikah di Sumba

1371061247165339552

Setelah menyaksikan acara Hitam Putih yang dibawakan  Deddy Corbuzier yang menampilkan salah satu bintang tamu Joe Taslim bintang film fast & forius 6, edisi tanggal 12 Juni 2013 membuat saya semakin penasaran. Pasalnya dalam acara tersebut Joe Taslim mengatakan sempat ketemu Chris Hemsworth bintang film ‘THOR di Spanyol dan Chris Hemsworth bilang, dia sama Elsa Pataky nikahnya di pulau Sumba. What????? Lanjutkan membaca