Sodan

Karena terletak di puncak sebuah bukit yang menjulang, banyak orang menganggap Sodan sebagai kampung paling tinggi di Sumba. Yang jelas Sodan merupakan salah satu kampung adat paling tua dan terkemuka di wilayah Lamboya yang kaya akan legenda dan sejarah masa silam, sebagaimana kampung adat di Sumba yang masih asli, dibangun di dataran tinggi  dengan jalan masuk yang terjal dan sulit didaki menjadi pilihan utama. Tujuannya, mempertahankan kampung dari serangan musuh akan lebih mudah jika bertahan pada posisi strategis, dan pintu akses masuk kampung dibuat menjadi satu pintu. Kampung Sodan, yang belum tersentuh akses listrik dari PLN berada di sekitar 797 mdpl. Hawanya cukup sejuk. Kampung ini terdiri dari 33 rumah, yang semuanya masih asli, dibuat dari kayu Mayella dan yang dihuni oleh total 230 jiwa. Setiap rumah di Kampung Sodan dibangun dengan gotong royong dan kerjasama oleh 9 suku yang ada di satu Kampung Sodan. Suku-suku yang ada di dalam Kampung Sodan adalah:sodana

1.Anamalanta

2. Ubuteda

3. Modu

4. Weeyelu

5. Marapati

6. Ubukawau

7. Weisola

8. Weemati

9.Weesagorasodan1

Setiap suku, memiliki peran dan fungsi masing-masing didalam kehidupan keseharian kampung Sodan. Masyarakat Kampung Sodan menjaga dengan baik adat istiadat, budaya asli dan kearifan lokal yang menjadi kebanggaan masyarakat kampung ini. Termasuk kehidupan spiritual mereka yang memiliki keyakinan Merapu yang sekali setahun menyelenggarakan acara adat yang mereka sebut Po’du. Sebuah acara sakral yang berlangsung sebulan penuh pada waktu yang telah ditentukan dengan menjalankan ritual, mentaati setiap perintah tetua adat dan menjauhi segala pantangan dan larangan.

Pada tahun 1914 warga Sodan pernah melakukan perlawanan terhadap Belanda dibawah pimpinan Tadu Moli. Sampai sekarang ini rato-rato dari Sodan masih berperan sentral dalam pelaksanaan upacara pasola dan bertanggung jawab terhadap keberadaan sejumlah barang pusaka termasuk tambur keramat yang disebut Ubbu Yane Radang. Menurut legenda, kulit tambur ini terbuat dari kulit manusia, korban perang yang terjadi berabad silam.