Malissu

Kampung ini terletak di atas sebuah bukit kecil yang cukup terjal dengan view ke arah laut. Malisu bisa dikategorikan sebagai sebuah situs sejarah, karena disinilah
kampung tempat Benaka Hurka, seorang pahlawan lokal dilahirkan dan pada tahun 1911 memimpin perlawan rakyat melawan kolonial Belanda.

Di kampung ini juga terdapat sebuah jangkar tua yang oleh warga setempat telah dianggap sebagai barang keramat. Menurut cerita dari mulut ke mulut maupun berdasarkan beberapa dokumen penilitian, jangkar ini dikatakan berasal dari sebuah kapal Inggris yang karam di perairan Lamboya pada tahun 1838.

Berlokasi di Kecamatan Lamboya Barat dengan jarak 40 KM. Kondisi jalan menuju lokasi berupa jalan aspal dengan kondisi baik namun harus dilanjutkan dengan berjalan kaki menaiki bukit. Kondisi jalan dalam lokasi berupa jalan tanah dengan kondisi cukup baik. Moda transportasi umum yang tersedia tidak sampai ke lokasi sehingga wisatawan harus memilih jasa rentcar.

Belum tersedia warung makan di lokasi obyek wisata sehingga disarankan untuk wisatawan membawa makanan sendiri. Di lokasi obyek wisata juga tidak ada fasilitas penginapan sehingga pengunjung sebaiknya menginap di pusat kota Waikabubak yang tersedia banyak pilihan fasilitas hotel.